Janda Muda selalu enak????


Seorang temen Cewek, yang beberapa tahun aku datang di resefsi perikahannya, beberpa waktu lalu, tanpa di rencanakan sebelumnya, secara ujug-ujug ketemu pas lagi nunggu bis, sambil ngopi (tentunya) sambil ngisep sebuah isepan yang kemarin-kemarin pernah diharamakna (umntuk kalangan tretentu) oleh orghanisasi cendekiawan besar di bangsa kita. Sinetron banget ya….. he…he…he….. Anehnya, dia koq ngga sama suaminya, lebih-lebih anaknya. Mau nanya, wah, berabe… bagaimanapun juga, itu soal prifasi yang tidak sopan sekiranya tetap diterjang. Sambil asyik ngopi, ngobrol ngalor ngidul, akhirnya ngebuka juga dia. Ternyata dia dah menjanda. Suamininya meninggal karena kecelakaan. Pikiran nakal ku berasa ada peluang. Janda muda se “anggung” dia…..kira-kira apa yang dilakukannnya, ya….. Seperti tahu, apa yang aku pikirkan, belum sempet aku berpikiran “nakal” lebih jauh, dian nyeritain pahitnya menyandang status janda muda. aku ngerasa bersalah, kenapa koq sempet-sempetnya, sama temen sendiri, berfikiran binal seperti itu. “A, sumpah, aku ngga pernah ngelakuin, niat juga ngga, buwat ngerebut suami orang. Tapi kenapa, setiap kali aku lewat di kumpulan orang, mereka selalu ngecibir aku… jangan kan ngerebut suami orang, ngerebut pacar orang juga, aku ngga ada niat, A….” “mungkin ada sebagian janda muda, yang hobynya ngeganggu suami orang, tapi itu khan bukan berarti semua janda muda kaya gitu…? Keapa siy mereka masih suka, gara-gara ada kelompok yang ngelakuin sesuatu, lantas itu di generalkan?” “A, Demi Allah, kalau suruh milih, aku ngga mau jadi janda muda. Aku mau rumah tangga aku sampai nenek-kakek, tapi, siapa yang mampu melawan kehendak Tuha? Apa dikira aku seneng jadi janda muda? Apa dikira aku seneng, ngeliat suami aku di bawa dikeranda untuk dikebumikan? Demi Allah, A, aku ngga seneng….. tapi Allah terlalu sombong untuk di demo, A…..” Sumpah, sumpah sekali, aku ngga bisa ngebayangin bagaimana perasaan teman aku, yang setiap kali keluar rumah, harus diawasi oleh mata-mata dengan penuh kecurigaan, kalau-kalau suaminya bakal di ganngu oleh temen ku itu. Aku ngga bisa ngebayangin, bagaimana sakitnya dia, ketika bangun malam, terus mandi untuk mengadu pada Tuhan, namun sebagian warga menganggap dia telah melakukan hubungan badan dengan salah satu suami mereka…. Seorang temen, yang tinggal di sebuah pedesaan, yang hidup dilingkungan baik-baik, yang setiap pagi buta sudah berada di Masjid, pagi hari harus berangkat ke sekolah untuk mnegamalkan ilmu yang diperoleh dibangku kuliah an. Aku sadar, sadar banget, kalau dia mau nakal, jangan kan cowok yang dah beristri, perjaka yang gagahpun akan dengan senang hati memadu kasih dengan dia. Maish ingat betul, bagaimana cowok-cowok di komuntasku so pinter dalam berbagai ha, Cuma buwat caper dia… Dia memang, bukan cewek, yang anti cowok… bahkan banyak temen-temen cowok ku (termasuk aku) yang GR, karena kebaikannya. Tapi lagi-lagi dia hanya menganngap kami sebagai teman sekaligus lawan. Dan ternyata, dia kepincut sama cowok yang entha ketemu dari mana, yang pasti aku rasa, dia memang layak untuk mendampingi temen tomboy ku itu… Dia memang cewek tomboy (dalam pandangan ku, dan kami) namu dia tahu diri, kapan saat-saatnya tomboy, kapan saatnya jadi cewek dia benar-bener Propesional….

~ oleh abes08 pada 25 Maret 2009.

8 Tanggapan to “Janda Muda selalu enak????”

  1. Yang pertama, naudzubillah…smoga seni ga pernah ngalamin apa yang dialamin temen akang.
    Yang keduam Astagfirullah…masih aja bisa mikir negatif ama temen sendiri (kang, ga setiap janda kayak gituu atuh)
    Yang ketiga, Teh…Mba…Ceu…Allah emang pantas sombong, karna cuma dia yang tau sgala sesuatu yang baik buat kita. Think Positif aja, walau seni tau itu ngga mudah.
    Yang keempat, kita ngga bisa menyalahkan paradigma tentang “Janda perebut Suami orang” yang sudah mengakar di masyarakat kita. tau sendiri…orang kita slalu ikut2an. sdikit aja coreng diwajah kita, pasti jadi omongan en bakal diinget terus-terusan.
    Nah, kalo kata seni…cuma lewat perbuatan tmn akang bisa ngebuktiin ke orang2 klo dia “bukan janda biasa alias BJB” hehehe….
    Sebenernya bakal panjang niyy, tapi yang penting temen akang itu harus bisa istiqamah sama prinsip dia, cozz ada tetangga seni yang berbelok stelah dia jadi janda. Kasian ya…

  2. dan sekarang komunikasi putus, ngga tau dia dimana? mudah-mudahn, dia sehat… sehat jasmani dan rohani… eleuh,eleuh……

  3. Emng kshan sm janda,mau alim diktain sok suci,mau seksi dikira kgatelan

  4. Bnyak kaum pria yg berfikir negatip pada kaum janda ,..

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: