Mungkin….

Sudah lama aku tak jumpa Sabro, temen setiaku selain Sapri  sampai suatu sore dia datang menghampiri ku. Ah, ada sesuatu yang aneh aku liat pada Sabro. Dia nampak goyah ketika melangkah menuju tempat ku.

“assalamu’alaikum, Kang” satu yang masih melekat pada diri Sabro, selalu ucap salam ketika masuk rumah orang lain.

“Alaikum salam, Bro. Gimana kabar? Hayo masuk lah… kemana aja Kau bro?’ sergahku. Tapi Sabro nampak tetap bergeming. Satu pemandangan yang aneh lagi pada Sabro setelah lama tak pernah ngerokok bareng.

Akupun merasa canggung dengan keanehan Sabro. Masih dengan ke mumet an, aku suguhkan kopi item dan rokok, yang memang sudah kewajiban ketika temen ku datang. Tapi tetep, Sabro diem dan semakin nampak entah apa di raut muka nya. Pucat dan nampak terpukul, muka nya mengisyaratkan itu.

“kang… Entah mungkin ini sudah konskwensi logis dari kelambanan Kang..” setelah cukup lama diem, akhirnya Sabro buka mulut.

“Maaf, maksudnya apa Bro?” karena emang belum tau arah pembicaraan, aku coba cari tau maksud ucapannya itu.

“Kang, ketika aku berfikir ini yang terakhir dalam hidup ku untuk kemudian menjalani perjalanan bersama dia, tapi ternyata Tuhan terlalu kuat untuk dibantah. Dadu Tuhan terlalu kuat untuk aku ambil alih dan lemparkan sesuia keinginan ku Kang,” panjang Sabro bertutur. Tapi aku masih belum mengerti arah pembicaraan dia.

“Maaf Bro, aku masih belum ngerti…” lagi aku cari tau maksud Sabro itu.

“Kang.. Akang tau khan, perempuan yang aku ceritakan itu. Yang aku sangat ingin dia adalah orang terakhir, yang kemudian berjalan bersama dia?” sadar dengan ke-belum mengertian ku, Sabro kembali mengulang ihwal cerita yang memang pernah diceritakan kepada ku.

“Oh iya, iya Bro.. bagaimana? Kenapa dengan dia?” tanya ku setelah aku mengerti maksud pembicaraan dia.

“Kang, setelah aku yakin kan diri untuk mencoba jujur, tenyata Tuhan tidak berkehendak, kang. Dengan penuh ke-sopan-an dan ke-ramah-an, dia lemparkan alasan yang memang sengaja membuat aku tenang, tidak tersingung, Kang” kali ini Sabro diem. Entah apa yang dia pikirkan. Yang pasti matanya sudah mulai lebih cepet dia kedipkan.

“Kang.. entahlah Kang… setelah aku mencoba untuk memastikan, tapi ternyata tidak sesuai dengan keinginan. Ya, dia perempuan yang aku hormati, yang aku segani, memang lebih pantas untuk mengisi hari dengan orang yang memang lebih dari segala-galanya dari aku kang…” mencoba menjelaskan dengan menggigit bibir bagian bawah, aku liat Sabro

Kali ini aku paham. Ada nanar dari suaranya yang aku rasakan. Nanar dan sedikit bergetar. Dan aku pun entah, tidak bisa membayangkan kalau memang aku ada di posisi dia.

Ya, perempuan yang memang istimewa di mata Sabro itu, yang diagungkan ternyata kemungkinan tidak bisa untuk mendampingi Sabro, mengingatkan Sabro dan menguatkan Sabro.

Nampak jelas keterpukulan pada diri Sabro. Sabro yang bagiku adalah sosok yang amburadul itu, ah.. aku tidak tau apa yang dipikirkannya… dan aku pun tidak berani menatap wajah Sabro yang dengan segala kemampuan dia mencoba menahan air mata meskipun aku tau, matanya mungkin sangat panas untuk menahan gempuran air mata itu.

‘Kang, Saya pamit Kang… Saya belum kelar mengerjakan kewajiban sehari-hari ku… monggo Kang.. assalamualakuim” aku yang mendengar ucapannya masih dengan penuh ke nanar an, hanya bisa menjawab salam dia…

Diam-diam aku pun terbawa suasana Sabro. Sabro yang dengan keterabatasan dan kekurangannya, memiliki impian kelak di hari menjelang tuanya bisa didampingi oleh perempuan yang bisa mengingatkan dia, bisa menjadi tempat berlabuh dia, kini mungkin tidak dia dapatkan..

Ah Sabro, beri kesempatan padaku untuk tetap menjadi temen mu, Kawan… aku mungkin tidak bisa memberikan solusi atas masalahmu.. tapi, aku sangat ingin kau masih nganggap aku sebagai temen mu….

~ oleh abes08 pada 2 Mei 2011.

Satu Tanggapan to “Mungkin….”

  1. makasih sharenya mas bro Inin. bermanfaat dan menyemangati sekali buat kita. o ya, saya lagi gerah ni sama pengelola blog yang hobinya copas dari blog orang lain. penjahat2 itu copas untuk dilink lagi ke bisnis onlinenya. Ayo, bikin artikel lagi mas bro untuk mengkampanyekan gerakan perangi penjahat copas di internet. waspadai blogmu dicopas orang lain untuk cari duit penjahat copas.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.